بسم الله الرحمن الرحيم
Pembagian Hadis
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah “Ulumul Hadis”
Disusun Oleh:
Zaini Maftukhin
STAI KHOZINATUL ULUM BLORA
2015/2016 M.
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dalam agama islam, hadis merupakan
pedoman yang terjadi sumber ajaran-ajaran islam. Hadis menduduki posisi kedua
setelah Al-Qur’an, yang merupakan wahyu dari Allah SWT. kepada Nabi Muhammad. Hadis
menjadi penafsiran Al-Qur’an dalam praktik atau penerapan perisalah islam. Hal
ini mengingat Nabi Muhammad merupakan perwujudan dari Al-Qur’an yang di
tafsirkan oleh manusia.
Oleh karna itu, melakukan kajian
terhadap hadis-hadis Nabi sangat penting, terlebih dari segi sanad, untuk
menilai apakah secara historis sesuatu yang dikatakan sebagai hadis itu benar
benar dipertanggungjawabkan keshahihannya berasal dari Nabi atau tidak. Di
samping kajian untuk mengetahui kualitas sanad hadis, kajian juga dari segi matan.
Perlunya penelitian matas hadis karna matan tidak dapat dipisahkan dari
pengaruh sanad, tetapi juga karna dalam periwayatan hadis dikenal adanya adanya
periwayatan secara makna.[1]
Maka dari itu, makalah ini akan
membahas tentang pembagian pembagian hadis dari segi kualitasnya.
B.
Rumusan Masalah
1. Apa saja pembagian pembagian hadis dari segi kualitasnya?
2. Bagaimana penggunaan hadis dalam hukum islam?
C.
Tujuan Penulisan
1.
Mengetahui
pembagian pembagian hadis dari segi kualitas.
2.
Mengetahui
penggunaan hadis dalam hukum islam.
